Hacker Akun Facebook, Satu Akun FB Dihargai Rp 1,7 Juta

JE, Siswa SMK yang Tengguk Untung Jadi Hacker Akun Facebook, Satu Akun FB Dihargai Rp 1,7 Juta

Pernah ada teman yang akun facebook-nya dikuasai orang tak bertanggung jawab, lalu tiba-tiba minta sumbangan?

Nah, pembobol akun Facebook seperti itu ternyata bisa dilakukan oleh anak yang masih bersekolah.

Dua hacker yang diamankan tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda, adalah warga asal Sumatera Selatan

Diketahui, JE berhasil menghacker akun Sosmed grup Facebook akun Lembaga Info Kejadian Makassar Kota (L-IKMK).

Akun yang berhasil di Hack ini, kemudian dijual ke Dicky seharga Rp 500 ribu, tetapi Dicky menjual ke orang lain Rp. 1,7 juta.

SELENGKAPNYA DI solo.tribunnews.com

bicara soal hacker

Putra Aji Adhari, White Hat Hacker cilik asal Kreo, Jakarta Selatan. Meski masih terhitung bocah, dia berhasil menembus beberapa situs bank dalam negeri hingga situs NASA.

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “hacker“? Penjahat, pembobol situs website atau pencuri data.

Putra Aji Adhari, bocah laki-laki berusia 15 tahun, salah satu white hat hacker tenar asal Jakarta. Sekitar bulan Mei 2019 lalu, nama Putra mulai viral pasca berhasil meretas situs NASA.

Laki-laki yang suka makan telor ini mengatakan sejak saat itu dia makin diburu masyarakat. Bukannya mereka mengajak Putra untuk berselfie tapi untuk proyek uji penetrasi situs.

Beberapa pelanggannya adalah bank plat merah dan swasta. Selain itu, dia juga sempat mendapatkan proyek dari salah satu media online dan lainnya.

Putra mematok tarif proyek bervariasi sesuai dengan tingkat kesulitan dan waktu pengerjaan. “Saya pernah mendapatkan kontrak proyek satu bulan seharga Rp 25 juta,” katanya.

Anak bungsu dari empat bersudara ini menggunakan pendapatannya untuk up grade perangkat kerja. Selain itu, dia juga membelanjakan pendapatannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Asal tahu saja, Putra mulai belajar meretas situs sejak berusia 12 tahun. Dia mempelajari teknik membobol situs secara otodidak.

“Saya banyak cari tahu dari Google kemudian bergabung dengan komunitas,” jelasnya. Para anggota komunitas memberi banyak wawasan dan ilmu untuk meningkatkan kemampuanya.

SUMBER peluangusaha.kontan.co

384 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan